Jumat, 09 Juli 2010

Zat kimia


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

(Dialihkan dari Bahan kimia)
Langsung ke: navigasi, cari
Air dan uap adalah bentuk yang berbeda dari zat kimia yang sama

Zat kimia adalah semua materi dengan komposisi kimia tertentu [1]. Sebagai contoh, suatu cuplikan air memiliki sifat yang sama dan rasio hidrogen terhadap oksigen yang sama baik jika cuplikan tersebut diambil dari sungai maupun dibuat di laboratorium. Suatu zat murni tidak dapat dipisahkan menjadi zat lain dengan proses mekanis apapun [2]. Zat kimia yang umum ditemukan sehari-hari antara lain adalah air, garam (natrium klorida), dan gula (sukrosa). Secara umum, zat terdapat dalam bentuk padat, cair, atau gas, dan dapat mengalami perubahan fase zat sesuai dengan perubahan temperatur atau tekanan.

Konsep mengenai zat kimia terbentuk jelas pada akhir abad ke-18 dengan karya kimiawan Joseph Proust mengenai komposisi beberapa senyawa kimia murni [3]. Ia menyatakan "Semua cuplikan suatu senyawa memiliki komposisi yang sama; yaitu bahwa semua cuplikan memiliki proporsi yang sama, berdasarkan massa, dari unsur yang terdapat dalam senyawa tersebut". Ini dikenal sebagai hukum komposisi tetap, dan merupakan salah satu dasar dari kimia modern.

Kamis, 08 Juli 2010

standar kompor gas yang bherlabel SNI

merupakan hal yang serius yang diperhatikan oleh pemerintah. Karena tabung maupun kompor gas sudah banyak menelan korban. Karena itu anda perlu mengetahui ciri kompor gas standar SNI yang merupakan paket konversi minyak tanah ke LPG.


Bentuk yang sama tidak menjamin kompor gas sesuai standar SNI. Tapi ada cara untuk mengecek apakah kompor tersebut sesuai standar atau tidak.


Ciri Kompor Gas satu tungku paket konversi yang standar SNI :


1. Penampilan visual secara umum (harus tampak mulus dan tidak mengalami kerusakan/penyok)

2. Mempunyai tanda pada kompor:
a. Kode produksi
b. Nama pabrikan pembuat atau merk
c. No. SNI kompor

3. Buku petunjuk dan garansi sesuai ketentuan produsen kompor.

4. Lakukan uji coba sebelum digunakan:
a. Pemantik berfungsi baik.
b. Tidak ada kebocoran pada kompor
c. Kondisi api baik
d. Pada sambungan selang karet tidak bocor

Ciri-ciri regulator paket konversi minyak tanah ke LPG:

1. Penampilan visual secara umum (harus tampak mulus dan tidak mengalami kerusakan/penyok)

2. Mempunyai tanda pada regulator:
a. Nama pabrikan pembuat/merk
b. Nomor SNI regulator
c. Bulan dan tahun pembuatan

3. Lakukan ujicoba sebelum digunakan:
a. Tidak ada kebocoran pada badan regulator
b. Posisi spindle regulator harus pas dengan valve dan tidak bocor.
c. Sambungan dengan selang karet tidak bocor.
d. Tuas regulator dapat berfungsi dengan baik
e. Apabila tidak berfungsi dengan baik agar dicoba dengan mengetuk dengan tangan secara perlahan pada sambungan regulator dan selang.

Ciri-ciri selang karet paket konversi minyak tanah ke LPG:

1. Penampilan visual secara umum (harus tampak mulus, tidak retak, robek, elastis)

2. Mempunyai serat benang atau serat kawat.

3. Diameter lubang sesuai dengan sambungan regulator dan kompor.

4. Mempunyai tanda-tanda pada selang:
a. merk produk
b. nominal ukuran lubang
c. bulan, tahun dan kode produksi
d. nomor SNI selang

5. Lakukan uji coba sebelum digunakan:
a. Tidak ada kebocoran pada selang dan sambungan ke regulator dan kompor.

Ciri-ciri valve yang digunakan untuk tabung LPG 3 Kg Pertamina:

1. Penampilan visual secara umum (harus tampak mulus dan tidak mengalami kerusakan/penyok)

2. Valve terbuat dari bahan kuningan/broze

3. Posisi ulir yang dipasang pada tabung harus sesuai dan minimum tiga drat tersisa.
4. Safety valve dalam kondisi baik

5. Diameter bagian atas valve sesuai dengan bagian dalam regulator.

6. Terdapat karet (rubber seal) pada lubang valve. Kondisi rubber seal harus: halus, tidak mudah robek, sesuai dengan diameter dalam lubang valve).

7. Terdapat tanda pada badan valve:
a. Lambang Pertamina
b. Kode Pabrik/pembuat
c. bulan dan tahun pembuatan
d. petunjuk tekanan kerja maksimum.

8. Dilakukan uji coba sebelum digunakan
a. Valve tidak boleh bocor pada body, safety valve, dan spindle (bagian atas valve)
b. Valve tidak boleh bocor pada sambungan ke tabung dan regulator.
c. Dapat terpasang secara pas pada regulator.


Sumber : Kompas